Nosel.co Jakarta- Thalia Yukiko tumbuh besar di Jakarta, kota yang menyimpan banyak kenangan dan menjadi saksi berbagai fase kehidupannya.
Setelah menikah, ia memutuskan pindah ke Semarang untuk mendampingi suami sekaligus memulai babak baru dalam kehidupannya. Perubahan tersebut menjadi proses adaptasi tersendiri bagi Thalia, yang sebelumnya terbiasa tinggal dekat dengan keluarga dan teman-teman.
Kini, ia perlahan membangun rutinitas baru, mengenal lingkungan yang berbeda, dan belajar menemukan kenyamanan di tempat yang baru.
Baginya, kehidupan setelah menikah bukan sekadar tentang berpindah tempat tinggal, melainkan juga tentang belajar memahami pasangan, menyesuaikan diri, dan menciptakan rumah yang hangat bersama.
Di tengah perjalanan barunya, Thalia tetap aktif menjalani karier sebagai content creator, brand ambassador, serta model atau talent.
Berbagai aktivitasnya berkaitan erat dengan dunia kreatif, mulai dari membuat konten, menjalani sesi pemotretan untuk brand, hingga menghadiri berbagai acara.
Ia juga dipercaya menjalin kerja sama dengan sejumlah brand, termasuk menjadi brand ambassador Nissan, berkolaborasi dengan klinik kecantikan ZAP, serta bekerja sama sebagai ZAP Icon.
Kesempatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan profesional yang terus berkembang. Melalui pekerjaannya, Thalia dapat menyalurkan minat, bertemu dengan banyak orang, dan mencoba berbagai pengalaman baru yang memperkaya dirinya, baik secara personal maupun profesional.

Meski terlihat menyenangkan, perjalanan di dunia kreatif juga memiliki tantangan tersendiri. Thalia menyadari bahwa banyak orang hanya melihat hasil akhir dari sebuah karya tanpa mengetahui panjangnya proses di balik layar.
Ada waktu, tenaga, persiapan, dan usaha yang tidak selalu terlihat oleh orang lain. Tidak jarang pula komentar seseorang terbawa hingga ke rumah dan terus terlintas dalam pikirannya. Namun, dari pengalaman tersebut, Thalia belajar untuk menerima masukan tanpa harus berusaha menyenangkan semua orang.
Ia memahami bahwa kritik dapat menjadi bahan evaluasi, tetapi tidak semua pendapat harus menentukan bagaimana dirinya memandang diri sendiri. Baginya, menjadi profesional berarti terus bertumbuh, menjaga kualitas pekerjaan, dan tetap menghargai diri sendiri di tengah beragam penilaian.
Di balik kesibukannya, Thalia memiliki harapan sederhana yang menjadi prioritas dalam hidupnya. Ia ingin dirinya dan keluarga senantiasa sehat, rumah tangganya dipenuhi kasih sayang, serta hubungannya dengan pasangan terus berkembang melalui komunikasi dan pengertian.
Dalam karier, ia berharap selalu mendapatkan kesempatan baik dan rezeki yang cukup agar dapat menikmati hidup sekaligus berbagi dengan orang-orang terdekat.
Lebih dari sekadar pencapaian, Thalia ingin belajar menjalani kehidupan dengan lebih tenang, tidak terlalu keras terhadap diri sendiri, dan tetap memiliki waktu berkualitas bersama orang-orang yang dicintainya.
Ia menyadari bahwa kesuksesan bukan hanya tentang seberapa jauh seseorang melangkah dalam karier, tetapi juga tentang kemampuan menjaga hubungan, kesehatan, dan kebahagiaan diri.
Melalui perjalanannya, Thalia Yukiko ingin menyampaikan pesan kepada perempuan yang sedang memasuki fase kehidupan baru, termasuk setelah menikah, agar tidak melupakan diri sendiri di tengah berbagai peran yang dijalani.

Menjadi istri bukan berarti harus berhenti bermimpi, meninggalkan pekerjaan yang dicintai, atau membatasi kesempatan untuk berkembang.
Setiap perempuan tetap berhak memiliki cita-cita, mencoba hal baru, dan melakukan sesuatu yang membuatnya bahagia. Thalia sendiri masih terus belajar menyeimbangkan perannya sebagai istri dengan impian dan karier yang ingin dikembangkan.
Baginya, hubungan yang sehat adalah ketika dua orang dapat tumbuh bersama tanpa kehilangan jati diri masing-masing.
“Tetap beri ruang untuk dirimu sendiri. Kita boleh punya mimpi, bekerja, mencoba hal baru, dan melakukan hal yang membuat kita bahagia.
Sebab, kehidupan yang indah bukan hanya tentang tumbuh bersama pasangan, tetapi juga tentang saling mendukung untuk tetap menjadi diri sendiri.”
source image: Thalia Yukiko

