Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Caca: Menikmati Hidup, Bertumbuh, dan Menjadi Diri Sendiri

    Oktober 28, 2026

    Zaza, Dari Panggung Modeling hingga Dunia Digital

    Oktober 27, 2026

    Stephanie Peretz: Kembali Ke Bali, Membangun Mimpi Di Tengah Hutan

    Oktober 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook Instagram WhatsApp Threads
    nosel.conosel.co
    • Home
    • Nasional
    • Passion
      • Lifestyle
      • Health
      • Fashion & Beauty
      • Cullinary
      • Travel & Hospitality
      • Business
      • Sportainment
      • Dekorasi
    • Bisnis & Karir
      • Wirausaha
      • Finansial
      • Tips Kerja
    • Humaniora
      • Culture
      • Politik
      • Sastra
    • Community
    • Review Top Brand
    • Original
    nosel.conosel.co
    Home»Passion»Tessalonika Kondengis: Merawat Bakat, Menjalani Proses, dan Terus Menjadi Berkat
    Passion

    Tessalonika Kondengis: Merawat Bakat, Menjalani Proses, dan Terus Menjadi Berkat

    RedaksiBy RedaksiSeptember 24, 2026Updated:September 25, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Nosel.co Jakarta- Tessalonika Kondengis, S.Pd., merupakan perempuan asal Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara.

    Baginya, daerah tempat ia tumbuh bukan sekadar tempat kelahiran, tetapi bagian penting dari perjalanan hidup yang membentuk cara pandangnya.

    Meski termasuk daerah yang relatif baru dan masih jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, masyarakatnya memiliki semangat untuk terus berkembang.

    Banyak anak muda memilih menempuh pendidikan di kota demi mengikuti perkembangan zaman, lalu kembali membawa pengalaman dan kesempatan baru untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

    Dunia seni sudah menjadi bagian dari perjalanan Tessalonika sejak lama. Bernyanyi merupakan hobinya yang terus ia asah melalui berbagai kesempatan dan perlombaan. Selain menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan, aktivitas tersebut juga menjadi salah satu caranya untuk menambah nilai ekonomi bagi keluarga.

    Ketertarikannya pada dunia pembawa acara kemudian semakin berkembang ketika ia menempuh pendidikan di Universitas Negeri Manado, Fakultas Bahasa dan Seni, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

    Dari sana, ia belajar menjadi seorang pewara dan mulai mengasah kemampuan berbicara di berbagai acara kampus.

    Setelah lulus pada 2020, Tessalonika sempat menjalani kehidupan sebagai singer freelancer di sejumlah kafe di Kota Kotamobagu selama kurang lebih enam bulan. Perjalanan kariernya kemudian membawanya mencoba dunia perbankan.

    Ia memulai sebagai frontliner, kemudian berkembang ke posisi marketing hingga saat ini. Perjalanan tersebut tentu tidak selalu mudah, tetapi setiap pengalaman memberikan pelajaran baru dan membentuk dirinya menjadi pribadi yang semakin matang. Baginya, proses panjang yang dijalani dengan sungguh-sungguh pada akhirnya akan membawa seseorang menuju hasil yang diharapkan.

    Untuk keluarga, Tessalonika memiliki harapan sederhana namun penuh makna. Ia berharap keluarganya selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta berada dalam lindungan Tuhan. Ia juga berharap segala kebutuhan keluarga senantiasa dicukupkan, bahkan diberikan lebih oleh Tuhan.

    Sementara untuk dirinya sendiri, ia ingin terus memberikan kontribusi yang baik bagi perusahaan tempatnya bekerja, terus belajar menjadi MC yang andal, serta berusaha mengejar target hidup dan masa depan yang lebih baik. Di atas semuanya, ia ingin menjadi pribadi yang bisa memberikan manfaat dan menjadi berkat bagi sesama.

    Kepada siapa pun yang sedang menjalani prosesnya masing-masing, Tessalonika berpesan agar tidak membatasi diri hanya karena perkataan orang lain.

    “Jangan batasi dirimu dengan apa kata orang. Mari buktikan bahwa dirimu berharga. Percayalah bahwa setiap proses yang kamu jalani saat ini akan membawamu menjadi pribadi yang berkualitas, karena tidak ada hasil yang mengkhianati proses.”

    source image: Tessalonika Kondengis

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi

    Related Posts

    Caca: Menikmati Hidup, Bertumbuh, dan Menjadi Diri Sendiri

    Oktober 28, 2026

    Zaza, Dari Panggung Modeling hingga Dunia Digital

    Oktober 27, 2026

    Stephanie Peretz: Kembali Ke Bali, Membangun Mimpi Di Tengah Hutan

    Oktober 26, 2026

    Erma Mayasari, Konsisten Berkarya sebagai Host Live TikTok

    Oktober 26, 2026

    Debby Affandy, Membangun Peluang dan Masa Depan Lewat Dunia Properti

    Oktober 26, 2026

    Milla Febrianti, Berani Bertumbuh Tanpa Kehilangan Jati Diri

    Oktober 26, 2026
    Trending

    Vani: Menulis Kehidupan Apa Adanya, Tanpa Harus Mengikuti Standar Siapa-Siapa

    September 25, 20261,150 Views

    Salsabilaputri Wurtzbach, Menikmati Proses, Terus Bertumbuh, dan Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri

    September 20, 2026993 Views

    Agnia Ilmi Faqih, Perjalanan Berani Keluar dari Zona Nyaman

    September 8, 2026341 Views
    Lifestyle

    Caca: Menikmati Hidup, Bertumbuh, dan Menjadi Diri Sendiri

    Oktober 28, 2026

    Nosel.co Jakarta- Berasal dari Subang, Caca percaya bahwa setiap perjalanan hidup memiliki cerita dan pelajaran…

    Zaza, Dari Panggung Modeling hingga Dunia Digital

    Oktober 27, 2026

    Stephanie Peretz: Kembali Ke Bali, Membangun Mimpi Di Tengah Hutan

    Oktober 26, 2026

    Erma Mayasari, Konsisten Berkarya sebagai Host Live TikTok

    Oktober 26, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Facebook Instagram Threads WhatsApp
    • Home
    • Pedoman Siber
    • Advertorial
    • About Me
    © 2026 nosel.co by PT Cipta Media Gesindo.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.