Nosel.co Jakarta- Lahir dan besar di Solo, Sekarsari Sugihartono merasa beruntung tumbuh di tengah lingkungan yang damai serta dikelilingi keluarga yang hangat.
Solo bukan hanya menjadi tempat ia berasal, tetapi juga ruang yang membentuk cara pandangnya dalam menjalani kehidupan.
Dukungan dari orang tua dan suami menjadi salah satu kekuatan penting dalam setiap langkah yang ia ambil. Dengan orang-orang terdekat yang selalu memberikan semangat, Sekarsari berani menjalani berbagai peran sekaligus dan terus membuka diri terhadap kesempatan untuk berkembang.
Salah satu fokus utama Sekarsari adalah mengembangkan bisnis keluarga, yaitu Soto Gading, usaha kuliner yang telah dibangun dan diwariskan oleh kakek dan neneknya.
Baginya, bisnis tersebut bukan sekadar usaha untuk mendapatkan keuntungan, tetapi juga sebuah warisan keluarga yang ingin ia jaga sekaligus kembangkan.
Ia memiliki impian agar Soto Gading dapat tumbuh semakin besar, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, serta menghadirkan manfaat dan rezeki bagi masyarakat di sekitarnya.
Di luar bisnis, Sekarsari juga berkarier di bidang PR dan media serta memiliki ketertarikan pada isu-isu dunia. Di sela kesibukannya, ia bahkan meluangkan waktu untuk menulis artikel mengenai berbagai persoalan global.

Menariknya, dunia bisnis tidak membuat Sekarsari berhenti mengejar pendidikan. Setelah menyelesaikan pendidikan S1 di President University dan menempuh S2 di UGM serta Norwegia, yang semuanya berkaitan dengan hubungan internasional, kini ia kembali melanjutkan pendidikan magister di bidang manajemen di Universitas Ciputra.
Keputusan tersebut lahir dari keyakinannya bahwa ilmu yang diperoleh melalui pendidikan dapat menjadi bekal penting untuk mengembangkan bisnis. Baginya, belajar bukan sekadar mengejar gelar, tetapi juga investasi untuk memperluas cara berpikir dan mengambil keputusan dengan lebih baik.
Menjalankan bisnis tentu memiliki tantangan tersendiri. Sekarsari harus mengatur karyawan, menghadapi berbagai keluhan pelanggan, sekaligus memastikan seluruh bagian dalam ekosistem restoran dapat berjalan selaras.
Namun, ia memilih menghadapi setiap tantangan dengan santai dan kepala dingin. Ia percaya bahwa tidak semua persoalan harus diselesaikan dengan terburu-buru.
Dengan ketenangan, komunikasi, dan kemauan untuk terus belajar, berbagai masalah dapat dihadapi satu per satu.
Prinsip tersebut juga membantunya menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi, pendidikan, pekerjaan, dan tanggung jawab mengembangkan bisnis keluarga.

Ke depan, Sekarsari memiliki harapan agar perjalanan bisnis dan akademiknya tidak hanya membawa keberhasilan bagi dirinya sendiri, tetapi juga memberikan dampak bagi lebih banyak orang.
Ia ingin mengembangkan Soto Gading, membuka lapangan pekerjaan, serta ikut mendorong kemajuan UMKM di Kota Solo. Prinsip yang terus ia pegang menjadi pengingat untuk berani mengambil kesempatan, menghadapi risiko, dan tetap melangkah ketika menghadapi kegagalan:
“Take that leap of faith. Take that risk. Seize every opportunity served in front of you. Let God do the rest.”
Baginya, setiap tantangan bukan alasan untuk berhenti, melainkan kesempatan untuk tumbuh dan menemukan alasan baru untuk terus melangkah.
source image: Sekarsari

