Nosel.co Jakarta- Sarah, atau yang akrab disapa Sarah, berasal dari Kabupaten Sigli, Aceh. Ia lahir dan menghabiskan masa kecil di Aceh dalam suasana keluarga yang penuh kasih sayang.
Sejak kecil, Sarah merasa beruntung memiliki orang tua dan kakak yang selalu memberikan perhatian dan dukungan.
Empat tahun terakhir, ia kemudian menjalani kehidupan di Bandung, membawa pengalaman, impian, serta semangat baru untuk membangun masa depan. Perpindahan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya, terutama ketika ia mulai berani mengambil keputusan besar dalam karier.
Sebelum menjadi seorang pengusaha, Sarah sempat bekerja di Dinas Perhubungan (Dishub). Namun, setelah pindah ke Bandung bersama suaminya, ia memutuskan untuk meninggalkan pekerjaan tersebut dan mencoba membangun usaha sendiri.
Dari keberanian mengambil keputusan itu, lahirlah Reyre in Glow, sebuah brand skincare yang kini ia kembangkan dengan penuh kesungguhan.
Menjadi pemilik bisnis bukanlah sesuatu yang tiba-tiba datang dalam hidup Sarah. Ada proses panjang, keberanian untuk memulai, serta keyakinan bahwa dirinya juga mampu membangun sesuatu seperti orang-orang lain yang telah lebih dulu sukses.

Perjalanan membangun usaha tentu tidak selalu mudah. Sarah pernah mengalami pengalaman kurang menyenangkan ketika menjadi sasaran bullying dan menjadi bahan pembicaraan di belakangnya. Namun, pengalaman tersebut justru menjadi bahan bakar untuk membuktikan bahwa dirinya mampu.
Dengan niat, semangat, serta dukungan dari suami dan orang tua, perlahan ia berhasil mewujudkan sesuatu yang sebelumnya hanya menjadi impian.
Menjadi owner Reyre in Glow kini menjadi salah satu pencapaian yang sangat berarti baginya. Dari sana, Sarah ingin menunjukkan bahwa perkataan orang lain tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti mengejar mimpi.
Ke depan, Sarah memiliki harapan agar Reyre in Glow terus berkembang dan menghadirkan lebih banyak produk skincare yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga ingin melihat produknya semakin dikenal luas, sekaligus terus membangun karier dengan lebih baik. Di balik ambisinya sebagai pengusaha, ada harapan yang jauh lebih personal: membahagiakan keluarga, suami, kedua anaknya, serta kedua orang tuanya.
Baginya, keberhasilan bukan hanya tentang seberapa besar bisnis yang berhasil dibangun, tetapi juga tentang kemampuan memberikan kebahagiaan dan kehidupan yang lebih baik bagi orang-orang yang selalu berada di sisinya.

Perjalanan Sarah menjadi pengingat bahwa sebuah mimpi membutuhkan keberanian untuk dimulai dan kesabaran untuk diwujudkan. Ia ingin mengajak teman-teman di seluruh Indonesia untuk tidak mudah menyerah, tidak terlalu banyak mengeluh, dan selalu mensyukuri apa yang dimiliki.
Menurutnya, apa pun yang diinginkan bisa diperjuangkan selama memiliki niat yang kuat, keyakinan, dan kemauan untuk terus berusaha.
“Jangan pernah patah semangat. Tetap bersyukur, yakin dengan apa yang kamu perjuangkan, dan percaya bahwa setiap proses akan membawa kita semakin dekat dengan apa yang kita impikan.”

