Nosel.co Jakarta- Rizma Melaty lahir dan besar di Samarinda, Kalimantan Timur. Ia dikenal menyukai traveling, menghabiskan waktu bersama teman-teman, dan mengeksplorasi berbagai coffee shop. Baginya, mengunjungi kedai kopi bukan sekadar mencari suasana baru, tetapi juga menjadi cara untuk membangun mood dan meningkatkan kreativitas.
Berbagai momen perjalanan dan kebersamaannya kerap ia abadikan melalui Instagram. Namun, seiring berjalannya waktu, prioritas hidup Rizma mulai berubah. Ia kini lebih fokus membangun masa depan dan mengembangkan potensi dirinya.
Saat ini, Rizma tengah merintis usaha di bidang beauty and personal care yang dibangunnya sendiri.
Perjalanan tersebut menjadi langkah penting dalam mewujudkan kemandirian finansial sekaligus membuktikan kemampuannya sebagai perempuan muda yang berani berwirausaha.
Baginya, membangun bisnis bukan hanya tentang menghasilkan keuntungan, tetapi juga tentang belajar bertanggung jawab, menghadapi tantangan, dan menciptakan peluang melalui usaha sendiri.

Kepergian sang ayah menjadi salah satu titik balik terbesar dalam kehidupan Rizma. Peristiwa tersebut mendorongnya keluar dari zona nyaman dan mengubah cara pandangnya terhadap masa depan. Ia mulai mengurangi traveling dan waktu nongkrong yang sebelumnya hampir dilakukan setiap hari.
Kini, fokusnya beralih pada pengembangan usaha, melanjutkan pendidikan, dan meniti karier. Meski harus membangun semuanya dari nol tanpa privilege, Rizma tetap bersyukur atas dukungan keluarga yang menguatkannya untuk terus berjuang.
Rizma menyadari bahwa waktu untuk menikmati masa muda mungkin tidak sebanyak dahulu karena sebagian besar energinya tercurah untuk pekerjaan dan bisnis.
Namun, ia tidak ingin menyesali pilihannya. Baginya, memiliki usaha sendiri di usia 20-an merupakan pencapaian yang patut disyukuri sekaligus modal untuk melangkah lebih jauh.
Ia berharap kerja kerasnya hari ini dapat mengantarkannya pada financial freedom di usia muda, rezeki yang berkah, karier yang terus berkembang, usaha yang lancar, serta kesehatan agar tetap mampu memberikan yang terbaik bagi orang-orang di sekitarnya.

Bagi Rizma Melaty, kesuksesan bukan sesuatu yang cukup ditunggu, melainkan harus dibangun melalui tindakan nyata sejak sekarang.
“Kesuksesan itu dibangun mulai dari sekarang, bukan ditunggu. Waktu adalah segalanya.”
Prinsip ini menjadi pengingat bahwa setiap keputusan dan usaha yang dilakukan hari ini akan menentukan peluang di masa depan.
Rizma percaya bahwa kerja keras perlu disertai konsistensi, doa, dan rasa syukur. Ia ingin terus bertumbuh tanpa melupakan nilai kebaikan, karena baginya keberhasilan yang sesungguhnya bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang kemampuan untuk membawa manfaat bagi orang lain.
source image: Rizma

