Nosel.co Jakarta- Berasal dari Depok, Nifa Haristyana memiliki kenangan masa kecil yang begitu hangat. Ia tumbuh dan tinggal di kawasan Sawangan pada era 90-an, sebuah masa yang menurutnya penuh keseruan seperti masa kecil anak-anak 90-an pada umumnya.
Saat itu, belum ada gadget yang mendominasi kehidupan sehari-hari. Hari-hari diisi dengan bermain bersama teman-teman di jalanan kompleks, bercanda, berlari, dan menikmati kebersamaan sederhana yang kini menjadi kenangan berharga.
Kini, Nifa menjalani aktivitas sebagai seorang Pound Pro, atau pelatih Poundfit. Perjalanan tersebut bermula pada tahun 2022 ketika ia melihat olahraga Poundfit di GBK dan beberapa pusat perbelanjaan.
Nifa langsung tertarik karena olahraga ini terlihat begitu seru dan berbeda.

Bagi Nifa, Poundfit bukan sekadar olahraga. Aktivitas ini menjadi salah satu cara untuk meluapkan emosi, melepaskan stres, sekaligus memberikan energi positif bagi diri sendiri.
“Poundfit itu benar-benar bisa menjadi stress release. Seru, energik, dan membuat kita lebih happy,” ungkapnya.
Hal yang paling ia sukai dari perjalanannya sebagai Pound Pro adalah kesempatan untuk berbagi energi positif dengan para posse, sebutan untuk para member Poundfit. Dari olahraga, Nifa juga bisa bertemu dengan banyak teman baru, memperluas pertemanan, dan membangun koneksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang.
Baginya, olahraga bisa menjadi jalan sederhana untuk membawa perubahan positif dalam kehidupan.
Nifa berharap semakin banyak orang yang mau mulai bergerak ke arah yang lebih positif, salah satunya melalui olahraga. Menurutnya, tidak masalah jika seseorang memulai karena rasa penasaran atau sekadar mengikuti tren.
“Tidak apa-apa awalnya karena FOMO. Siapa tahu lama-lama justru bisa ditekuni, dilakukan secara konsisten, dan akhirnya membuat diri kita lebih bahagia,” ujarnya.

Melalui semangat yang ia bagikan, Nifa ingin mengajak lebih banyak orang untuk mulai bergerak, menjaga kesehatan, dan menemukan kebahagiaan melalui aktivitas positif.
Karena terkadang, langkah pertama adalah yang paling penting. Tidak perlu menunggu sempurna untuk memulai.
“The only bad workout is the one that didn’t happen.”
source image: Nifa Haristyana

