Nosel.co Jakarta- Navy Dwi Nur Anggraeni berasal dari Kota Bogor, kota hujan yang sejuk dan hingga kini selalu ia rindukan. Dari kota inilah perjalanan hidupnya dimulai, sebuah perjalanan yang penuh proses, pencarian jati diri, hingga akhirnya membawanya menemukan arah dan tujuan hidup yang ingin diperjuangkan.
Menjadi seorang Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL) merupakan cita-cita Navy sejak kecil. Ia bahkan merasa namanya, “Navy”, seolah menjadi motivasi tersendiri dalam perjalanan hidupnya. Namun, masa remajanya tidak selalu berjalan mulus.
Saat berusia 15 tahun dan duduk di bangku kelas 1 SMA, Navy masih berada dalam fase mencari jati diri. Ia sering membolos sekolah dan datang terlambat hingga kepala sekolah saat itu hampir mengeluarkannya.
Hingga suatu hari, kata-kata dari guru Bimbingan dan Konseling, Bu Indah, benar-benar menyentuh dan membangkitkan kesadarannya. “Mau sampai kapan kamu seperti ini? Apakah tukang bolos seperti kamu bisa menjadi orang yang sukses?” Pertanyaan itu menjadi titik balik dalam hidupnya.

Sejak saat itu, Navy mulai bangkit dan berusaha keras membuktikan bahwa masa depan adalah sesuatu yang harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh. Ia ingin menunjukkan kepada dirinya sendiri dan dunia bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah.
Kesalahan dan masa lalu bukanlah akhir dari perjalanan, selama seseorang memiliki keberanian untuk memperbaiki diri dan melangkah menuju tujuan yang lebih baik. Perlahan, semangatnya untuk mengejar cita-cita semakin kuat hingga akhirnya ia menapaki jalan pengabdian sebagai seorang KOWAL.
Bagi Navy, menjadi bagian dari dunia militer memberikan banyak pengalaman berharga. Ia bisa bertemu dan mengenal banyak orang dari berbagai daerah. Namun, ada pula pengorbanan yang harus dijalani, salah satunya adalah hidup jauh dari keluarga.
Merantau bukanlah hal yang mudah, tetapi semua itu menjadi bagian dari perjalanan untuk mengejar cita-cita. Ke depan, Navy berharap dapat terus membanggakan kedua orang tuanya, instansinya, serta orang-orang di sekitarnya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bunda dan Ayah yang selalu mendukung setiap langkahnya, serta kepada Bu Indah, guru BK yang dengan sabar mendampinginya selama masa SMA.

Dari perjalanan hidupnya, Navy ingin menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna kepada generasi muda.
Kita boleh mencari jati diri dan berkelana sejauh mungkin, tetapi jangan pernah lupa bahwa ada orang tua yang harus kita buat bangga.”
Sebab, sejauh apa pun seseorang melangkah dan sebesar apa pun mimpi yang ingin diraih, dukungan serta doa orang tua adalah salah satu kekuatan terbesar yang selalu menyertai perjalanan menuju masa depan.
source image: navy

