Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Caca: Menikmati Hidup, Bertumbuh, dan Menjadi Diri Sendiri

    Oktober 28, 2026

    Zaza, Dari Panggung Modeling hingga Dunia Digital

    Oktober 27, 2026

    Stephanie Peretz: Kembali Ke Bali, Membangun Mimpi Di Tengah Hutan

    Oktober 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook Instagram WhatsApp Threads
    nosel.conosel.co
    • Home
    • Nasional
    • Passion
      • Lifestyle
      • Health
      • Fashion & Beauty
      • Cullinary
      • Travel & Hospitality
      • Business
      • Sportainment
      • Dekorasi
    • Bisnis & Karir
      • Wirausaha
      • Finansial
      • Tips Kerja
    • Humaniora
      • Culture
      • Politik
      • Sastra
    • Community
    • Review Top Brand
    • Original
    nosel.conosel.co
    Home»Passion»Navy Dwi Nur Anggraeni: Dari Sering Membolos hingga Menggapai Cita-Cita Menjadi KOWAL
    Passion

    Navy Dwi Nur Anggraeni: Dari Sering Membolos hingga Menggapai Cita-Cita Menjadi KOWAL

    RedaksiBy RedaksiSeptember 13, 2026Updated:September 13, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Nosel.co Jakarta- Navy Dwi Nur Anggraeni berasal dari Kota Bogor, kota hujan yang sejuk dan hingga kini selalu ia rindukan. Dari kota inilah perjalanan hidupnya dimulai, sebuah perjalanan yang penuh proses, pencarian jati diri, hingga akhirnya membawanya menemukan arah dan tujuan hidup yang ingin diperjuangkan.

    Menjadi seorang Korps Wanita Angkatan Laut (KOWAL) merupakan cita-cita Navy sejak kecil. Ia bahkan merasa namanya, “Navy”, seolah menjadi motivasi tersendiri dalam perjalanan hidupnya. Namun, masa remajanya tidak selalu berjalan mulus.

    Saat berusia 15 tahun dan duduk di bangku kelas 1 SMA, Navy masih berada dalam fase mencari jati diri. Ia sering membolos sekolah dan datang terlambat hingga kepala sekolah saat itu hampir mengeluarkannya.

    Hingga suatu hari, kata-kata dari guru Bimbingan dan Konseling, Bu Indah, benar-benar menyentuh dan membangkitkan kesadarannya. “Mau sampai kapan kamu seperti ini? Apakah tukang bolos seperti kamu bisa menjadi orang yang sukses?” Pertanyaan itu menjadi titik balik dalam hidupnya.

    Sejak saat itu, Navy mulai bangkit dan berusaha keras membuktikan bahwa masa depan adalah sesuatu yang harus diperjuangkan dengan sungguh-sungguh. Ia ingin menunjukkan kepada dirinya sendiri dan dunia bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah.

    Kesalahan dan masa lalu bukanlah akhir dari perjalanan, selama seseorang memiliki keberanian untuk memperbaiki diri dan melangkah menuju tujuan yang lebih baik. Perlahan, semangatnya untuk mengejar cita-cita semakin kuat hingga akhirnya ia menapaki jalan pengabdian sebagai seorang KOWAL.

    Bagi Navy, menjadi bagian dari dunia militer memberikan banyak pengalaman berharga. Ia bisa bertemu dan mengenal banyak orang dari berbagai daerah. Namun, ada pula pengorbanan yang harus dijalani, salah satunya adalah hidup jauh dari keluarga.

    Merantau bukanlah hal yang mudah, tetapi semua itu menjadi bagian dari perjalanan untuk mengejar cita-cita. Ke depan, Navy berharap dapat terus membanggakan kedua orang tuanya, instansinya, serta orang-orang di sekitarnya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Bunda dan Ayah yang selalu mendukung setiap langkahnya, serta kepada Bu Indah, guru BK yang dengan sabar mendampinginya selama masa SMA.

    Dari perjalanan hidupnya, Navy ingin menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna kepada generasi muda.

    Kita boleh mencari jati diri dan berkelana sejauh mungkin, tetapi jangan pernah lupa bahwa ada orang tua yang harus kita buat bangga.”

    Sebab, sejauh apa pun seseorang melangkah dan sebesar apa pun mimpi yang ingin diraih, dukungan serta doa orang tua adalah salah satu kekuatan terbesar yang selalu menyertai perjalanan menuju masa depan.

    source image: navy

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi

    Related Posts

    Caca: Menikmati Hidup, Bertumbuh, dan Menjadi Diri Sendiri

    Oktober 28, 2026

    Zaza, Dari Panggung Modeling hingga Dunia Digital

    Oktober 27, 2026

    Stephanie Peretz: Kembali Ke Bali, Membangun Mimpi Di Tengah Hutan

    Oktober 26, 2026

    Erma Mayasari, Konsisten Berkarya sebagai Host Live TikTok

    Oktober 26, 2026

    Debby Affandy, Membangun Peluang dan Masa Depan Lewat Dunia Properti

    Oktober 26, 2026

    Milla Febrianti, Berani Bertumbuh Tanpa Kehilangan Jati Diri

    Oktober 26, 2026
    Trending

    Vani: Menulis Kehidupan Apa Adanya, Tanpa Harus Mengikuti Standar Siapa-Siapa

    September 25, 20261,150 Views

    Salsabilaputri Wurtzbach, Menikmati Proses, Terus Bertumbuh, dan Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri

    September 20, 2026992 Views

    Agnia Ilmi Faqih, Perjalanan Berani Keluar dari Zona Nyaman

    September 8, 2026341 Views
    Lifestyle

    Caca: Menikmati Hidup, Bertumbuh, dan Menjadi Diri Sendiri

    Oktober 28, 2026

    Nosel.co Jakarta- Berasal dari Subang, Caca percaya bahwa setiap perjalanan hidup memiliki cerita dan pelajaran…

    Zaza, Dari Panggung Modeling hingga Dunia Digital

    Oktober 27, 2026

    Stephanie Peretz: Kembali Ke Bali, Membangun Mimpi Di Tengah Hutan

    Oktober 26, 2026

    Erma Mayasari, Konsisten Berkarya sebagai Host Live TikTok

    Oktober 26, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Facebook Instagram Threads WhatsApp
    • Home
    • Pedoman Siber
    • Advertorial
    • About Me
    © 2026 nosel.co by PT Cipta Media Gesindo.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.