Nosel.co Jakarta- Naomi berasal dari Bandung, tepatnya dari Banjaran. Sejak kecil, ia tumbuh dan menghabiskan banyak masa dalam hidupnya di sana.
Karena itu, Banjaran bukan sekadar tempat asal baginya, tetapi juga menyimpan begitu banyak kenangan yang selalu memiliki tempat istimewa di hatinya. Setiap sudut dan perjalanan masa kecilnya menjadi bagian dari memori yang membentuk dirinya hingga menjadi pribadi seperti sekarang.
Perjalanan Naomi di dunia digital dimulai pada tahun 2021. Ia mulai berkarya sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan talent, menjelajahi berbagai kesempatan yang datang dalam perjalanan kariernya.
Namun, Naomi baru benar-benar memutuskan untuk fokus menekuni bidang tersebut pada awal tahun 2025, setelah mengambil keputusan untuk berhenti dari pekerjaan sebelumnya. Keputusan itu menjadi sebuah langkah baru yang membawanya untuk lebih serius membangun karier sesuai dengan bidang yang ia sukai.

Menjalani karier sebagai KOL dan talent memberikan Naomi kebebasan untuk mengatur waktu dan pekerjaannya sendiri. Ia menikmati fleksibilitas dalam menentukan ritme kehidupan dan arah kariernya. Namun, di balik kebebasan tersebut, ada tanggung jawab yang harus dijalani.
Karena banyak hal harus ditangani sendiri, terkadang perjalanan itu terasa cukup melelahkan. Meski begitu, ketika rasa lelah datang, Naomi selalu berusaha mengingat kembali alasan mengapa ia memulai semuanya.
Bagi Naomi, perjalanan hidup dan karier adalah proses untuk terus bertumbuh. Ia berharap dapat selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kelancaran dalam menjalani karier maupun kehidupan.
Lebih dari sekadar pencapaian, Naomi ingin terus berkembang dan menjadi versi dirinya yang lebih baik dari hari ke hari. Baginya, setiap proses, termasuk tantangan yang datang, adalah bagian dari perjalanan untuk mengenal dan membentuk diri.

Kepada siapa pun yang sedang berjuang menjalani hidup, Naomi memiliki pesan sederhana namun penuh makna.
“Tidak apa-apa kalau hidupmu belum sesuai dengan yang kamu bayangkan. Keep going, even on the days you feel lost. Karena mungkin, jalan yang sekarang terasa berat justru sedang membawa kamu closer to the person you’re meant to be.”
Sebab, terkadang kita memang belum memahami arah perjalanan yang sedang ditempuh. Namun, selama terus melangkah, setiap proses dapat membawa kita semakin dekat dengan versi terbaik dari diri kita sendiri.
source image: naomi

