Nosel.co Jakarta- Meghan Novelia lahir di Rembang, Jawa Tengah, di sebuah desa kecil di pinggir Pantura. Masa kecilnya dijalani dengan berbagai keterbatasan, hingga sang ibu mengambil keputusan besar untuk membawanya pindah ke Surabaya agar dapat melanjutkan pendidikan di SMK.
Bagi Meghan, keputusan tersebut menjadi salah satu titik penting dalam hidupnya. Ia bahkan mengaku sangat bersyukur kepada sang ibu, karena tanpa keberanian dan dukungan tersebut, mungkin tidak akan ada Megan yang sekarang.
Perjalanan Meghan di dunia makeup dimulai pada 2010. Berawal dari rasa penasaran dan keinginan untuk mencoba, ia belajar secara otodidak dan menjadikan teman-temannya sebagai “model eksperimen”.
Dengan penuh canda, Meghan mengingat masa tersebut sebagai bagian yang tidak terlupakan dalam perjalanan kariernya.

Melihat keseriusannya, sang ibu kemudian mendukung Meghan untuk mengikuti akademi makeup hingga berhasil menyelesaikan pendidikan diploma. Dukungan sang ibu menjadi salah satu modal terbesar dalam perjalanan profesionalnya.
Namun, Meghan tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan formal. Rasa ingin belajar dan berkembang membuatnya terus menambah kemampuan.
Dalam periode 2016 hingga 2026, ia telah mengikuti empat kelas private makeup dan masih memiliki keinginan untuk terus belajar. Baginya, dunia makeup selalu menghadirkan sesuatu yang baru. Bertemu dengan berbagai klien, baik lokal maupun internasional, juga menjadi pengalaman yang membuat perjalanan kariernya semakin berwarna.
Menariknya, Meghan tidak pernah menganggap aktivitas makeup sebagai sebuah beban. Justru karena kecintaannya terhadap dunia makeup dan kesenangannya bertemu dengan banyak klien, pekerjaan tersebut terasa seperti sesuatu yang dinikmati.
Ia pun merasa sangat bersyukur karena hingga saat ini masih mendapatkan kepercayaan dari banyak klien.
Dalam kehidupan pribadi maupun karier, Meghan selalu berusaha berharap yang terbaik, menjaga kesehatan, menikmati kehidupan dengan bahagia, serta percaya bahwa Tuhan selalu memegang kendali atas setiap perjalanan hidupnya.

Untuk pembaca di seluruh Indonesia, Meghan berpesan agar selalu mensyukuri setiap hal baik, bahkan yang terlihat paling kecil sekalipun.
“Always be grateful, even for the smallest blessings. Never surrender to circumstances. Trust the process, keep believing, and have faith that God is always in control.”
Baginya, keadaan boleh berubah dan perjalanan mungkin tidak selalu mudah, tetapi rasa syukur, keyakinan, dan kepercayaan terhadap proses akan selalu menjadi kekuatan untuk terus melangkah.
source image: meghan

