Nosel.co Jakarta- Deby Nataliana Mayasari lahir di Kota Yogyakarta dan tumbuh dalam keluarga yang dekat dengan dunia kesehatan.
Sang ayah merupakan seorang dokter spesialis penyakit dalam, sementara ibunya berprofesi sebagai bidan. Lingkungan keluarga tersebut secara alami membentuk perjalanan hidup Deby hingga akhirnya ia memilih menekuni bidang kesehatan dan menjadi seorang Apoteker.
Setelah menyelesaikan pendidikan Apoteker, Deby mengambil langkah besar dalam hidupnya dengan bergabung di dunia militer. Pada tahun 2006, ia resmi menjadi anggota TNI Angkatan Udara melalui seleksi Sepa PK.
Keinginannya menjadi seorang abdi negara berawal dari pengalamannya melihat para senior yang lebih dahulu mengabdikan diri kepada bangsa dan negara.
Dari sana tumbuh semangat dalam dirinya untuk mengikuti jejak pengabdian tersebut dan memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia.

Menjalani berbagai peran sekaligus sebagai seorang abdi negara, ibu, dan istri tentu bukan perjalanan tanpa tantangan. Namun, Deby memilih untuk menikmati setiap suka dan duka dengan seimbang. Dukungan keluarga menjadi kekuatan besar dalam kehidupannya.
Sang suami yang juga seorang anggota militer sangat memahami kesibukan dan tanggung jawab yang dijalaninya. Begitu pula dengan anak-anaknya yang selalu memberikan dukungan dan menunjukkan pengertian, sesuatu yang membuat Deby merasa bangga dan bersyukur.
Bagi Deby, keluarga dan karier bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Keduanya dapat berjalan beriringan dengan saling memahami dan mendukung.
Ke depan, ia berharap dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi para perempuan untuk berani menjalani peran serta cita-cita mereka. Ia juga berharap rezeki, karier, dan terutama masa depan anak-anaknya senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan.

Deby Nataliana Mayasari percaya bahwa setiap manusia tidak perlu takut menghadapi kegagalan. Sebab, jatuh bukanlah akhir dari perjalanan. Justru dari setiap kejatuhan, seseorang dapat belajar untuk bangkit dan memperbaiki diri.
Pesannya sederhana namun penuh makna,
“Jangan pernah takut jatuh, karena saat jatuh akan membuatmu bangkit dan memperbaikinya. Bangkitlah dan berdirilah lagi dengan KOKOH.”
Sebuah semangat tentang keteguhan, keberanian, dan keyakinan untuk terus melangkah dalam setiap perjalanan kehidupan.
source image: Letkol. Deby

