Nosel.co Jakarta- Cindy Pasya berasal dari Magetan, sebuah kota di Jawa Timur yang memiliki banyak kenangan indah dalam perjalanan hidupnya. Salah satu hal yang paling berkesan dari kampung halamannya adalah Telaga Sarangan, destinasi wisata yang kini menjadi ikon Kota Magetan.
Berada di kawasan pegunungan dengan udara yang sejuk, Telaga Sarangan memiliki pesona alam yang memikat hingga kerap dibandingkan dengan Lake Como di Italia. Selain keindahan alamnya, legenda Telaga Sarangan dan tradisi Larung Sesaji yang digelar setiap tahun juga menjadi bagian dari kekayaan budaya yang selalu membekas dalam ingatan Cindy.
Kini, Cindy tengah menjalani perjalanan baru dalam hidupnya dengan bekerja di luar negeri. Ia bekerja sebagai teknisi mesin di salah satu pabrik elektronik di Malaysia.
Menjalani kehidupan jauh dari tanah air tentu menjadi pengalaman yang sangat berharga baginya. Di sela hari libur, Cindy berusaha memanfaatkan kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai tempat menarik di Malaysia.

Baginya, kesempatan bekerja sekaligus mengenal kehidupan dan tempat-tempat baru di negeri orang adalah pengalaman yang tidak datang dua kali.
Di balik kesibukannya bekerja, Cindy memiliki kecintaan terhadap dunia imajinasi dan cerita. Ia gemar membaca novel, menulis novel fiksi, serta menonton film, serial, dan drama dengan latar fantasi.
Bahkan, ia telah memiliki beberapa karya novel fiksi hasil tulisannya sendiri, meskipun belum pernah dipublikasikan. Namun, jam kerja yang cukup panjang membuatnya kini jarang memiliki waktu untuk menekuni hobi tersebut. Meski begitu, kecintaannya terhadap cerita dan dunia fantasi tetap menjadi bagian dari dirinya yang suatu saat ingin kembali ia kembangkan.
Menjalani kehidupan di luar negeri bukan tanpa tantangan. Pada awal kedatangannya, Cindy mengalami homesick selama kurang lebih empat bulan. Jauh dari kampung halaman, keluarga, teman, dan orang-orang tersayang menjadi pengalaman yang tidak mudah, terlebih ini adalah pertama kalinya ia pergi ke luar negeri.
Namun, perlahan Cindy belajar menerima keadaan. Kehadiran teman-teman yang saling mendukung dan berbagi cerita membantunya melewati masa-masa sulit.
Mengingat kembali tujuan dan motivasinya pergi ke luar negeri juga menjadi sumber kekuatan untuk bangkit. Ditambah dengan kesempatan mengunjungi tempat-tempat indah di Malaysia, Cindy belajar menemukan kebahagiaan dan ketenangan di tengah perjalanan hidupnya.

Ke depan, Cindy berharap dapat terus bekerja keras untuk meraih impian dan mewujudkan berbagai wishlist dalam hidupnya. Ia ingin membanggakan kedua orang tua, mengembangkan kemampuan diri, serta tetap menjadi pribadi yang bersyukur atas setiap hasil dari usaha dan doa yang telah dilakukan. Pesannya untuk siapa pun yang sedang berjuang adalah,
“Setiap kehidupan ada kalanya kegagalan dan tangisan. Kuat bukan berarti tidak pernah menangis. Kuat adalah bangkit lagi ketika air mata telah mengering.”
Sebuah pesan sederhana namun penuh makna dari seorang perempuan yang sedang belajar menemukan kekuatan, kebahagiaan, dan arti perjuangan jauh dari rumah. 🤍
source image: cindy pasya

