Nosel.co Jakarta- Cindy memilih Solo sebagai kota asal yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Baginya, hidup tidak harus selalu berjalan sesuai rencana.
Ada kalanya segala sesuatu terasa mudah, tetapi ada pula masa ketika keadaan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Karena itu, ia memilih untuk menikmati hidup, menjalani apa yang ada, dan tetap berusaha menemukan kebahagiaan dalam setiap prosesnya.
Prinsip hidup Cindy sederhana, yaitu jalani saja apa yang ada dan enjoy. Ia percaya bahwa tidak semua hal perlu dipikirkan secara berlebihan.
Terkadang, menikmati apa yang sedang dijalani menjadi cara terbaik untuk menghargai kehidupan. Dengan pikiran yang lebih tenang, setiap pengalaman dapat diterima sebagai bagian dari perjalanan yang membentuk diri menjadi lebih kuat dan dewasa.

Dalam menjalani hari-harinya, Cindy berharap agar dirinya selalu diberikan keselamatan hingga tiba di penghujung perjalanan.
Baginya, hidup bukan hanya tentang seberapa jauh seseorang melangkah, tetapi juga tentang bagaimana ia mampu bertahan, menikmati setiap momen, dan melewati berbagai fase kehidupan dengan penuh kesadaran.
Cindy juga memiliki pesan sederhana namun bermakna tentang cara memandang masa lalu. Ia mengingatkan agar tidak terjebak dalam prinsip “andai dulu” atau “andai tadi”.
Menurutnya, terlalu lama memikirkan sesuatu yang sudah terjadi tidak akan mengubah kenyataan. Ada waktunya seseorang mengalami kehancuran, dan ada waktunya pula ia bangkit kembali. Setiap fase memiliki waktunya sendiri.

Melalui prinsip tersebut, Cindy mengajak kita untuk berhenti menyalahkan diri atas hal-hal yang telah berlalu. Hidup terus bergerak, dan setiap orang memiliki kesempatan untuk kembali berdiri setelah terjatuh.
Daripada terus bertanya bagaimana jika semuanya berbeda, lebih baik menerima kenyataan, menikmati hari ini, dan melangkah ke depan.
Sebab, terkadang kunci menjalani hidup dengan lebih damai adalah menerima apa yang telah terjadi dan percaya bahwa setiap masa akan berlalu pada waktunya.
source image: Cindy

