Nosel.co Jakarta- Berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, Andi Sri Reskia memiliki ikatan yang kuat dengan kota kelahirannya.
Makassar menjadi tempat berbagai kenangan masa kecil dan perjalanan hidupnya bermula. Baginya, Makassar bukan sekadar sebuah kota, melainkan tentang keluarga, orang-orang tersayang, kehangatan rumah, serta cerita-cerita sederhana yang turut membentuk dirinya hingga hari ini. Sejauh apa pun ia pergi, selalu ada kerinduan untuk kembali dan menikmati suasana rumah yang begitu familiar.
Sejak remaja, Andi Sri Reskia sudah memiliki ketertarikan terhadap dunia penerbangan. Profesi pramugari menarik perhatiannya karena memberikan kesempatan untuk bertemu banyak orang, mengunjungi berbagai tempat, dan menjalani pengalaman yang berbeda hampir setiap hari.
Ketertarikan tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan kariernya. Baginya, bekerja di dunia penerbangan bukan hanya tentang perjalanan dari satu tempat ke tempat lainnya, tetapi juga kesempatan untuk terus belajar dan memperluas cara pandang terhadap kehidupan.

Salah satu hal yang paling ia sukai dari profesinya adalah kesempatan bertemu orang-orang dari beragam latar belakang. Perjalanan membawanya mengenal berbagai kota hingga negara baru, sekaligus mempelajari budaya dan karakter masyarakat yang berbeda.
Setiap penerbangan menghadirkan cerita dan pengalaman tersendiri. Hal-hal tersebut menjadi pengalaman berharga yang menurutnya mungkin tidak akan mudah diperoleh apabila menjalani pekerjaan lain.
Untuk masa depan, Andi Sri Reskia memiliki doa yang sederhana tetapi bermakna. Ia berharap dirinya dan keluarga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, ketenangan, serta rezeki yang baik dan penuh keberkahan.
Dalam karier, ia ingin terus berkembang, memperoleh kesempatan-kesempatan yang baik, dan yang terpenting tetap mencintai pekerjaan yang dijalaninya. Ia juga berharap kehidupannya semakin stabil dalam berbagai aspek, mulai dari keluarga, karier, ekonomi, kesehatan, hingga hubungan dengan orang-orang di sekitarnya.

“Setiap orang punya perjalanan, waktu, dan cerita masing-masing. Yang penting adalah terus berjalan, tetap berusaha, dan jangan berhenti percaya pada diri sendiri.”
Bagi Andi Sri Reskia, kehidupan tidak perlu dijalani dengan membandingkan kecepatan perjalanan diri sendiri dengan orang lain.
Seperti sebuah perjalanan udara, setiap orang memiliki tujuan dan waktu tempuhnya masing-masing. Hal terpenting adalah tetap melangkah, berusaha, dan percaya bahwa setiap proses akan membawa pengalaman serta pelajaran yang berarti.
source image: andi sri reskia

