Close Menu

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Caca: Menikmati Hidup, Bertumbuh, dan Menjadi Diri Sendiri

    Oktober 28, 2026

    Zaza, Dari Panggung Modeling hingga Dunia Digital

    Oktober 27, 2026

    Stephanie Peretz: Kembali Ke Bali, Membangun Mimpi Di Tengah Hutan

    Oktober 26, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook Instagram WhatsApp Threads
    nosel.conosel.co
    • Home
    • Nasional
    • Passion
      • Lifestyle
      • Health
      • Fashion & Beauty
      • Cullinary
      • Travel & Hospitality
      • Business
      • Sportainment
      • Dekorasi
    • Bisnis & Karir
      • Wirausaha
      • Finansial
      • Tips Kerja
    • Humaniora
      • Culture
      • Politik
      • Sastra
    • Community
    • Review Top Brand
    • Original
    nosel.conosel.co
    Home»Lifestyle»Leni Susanti: Menemukan Kesabaran dan Kekuatan Diri dari Dunia Berkuda
    Lifestyle

    Leni Susanti: Menemukan Kesabaran dan Kekuatan Diri dari Dunia Berkuda

    RedaksiBy RedaksiOktober 18, 2026Updated:Oktober 18, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Telegram Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Nosel.co Jakarta- Lahir dan tumbuh di pedesaan Kota Cianjur yang sejuk dengan udara segar dan lingkungan yang hangat, Leni Susanti memiliki kedekatan dengan kehidupan sederhana bersama keluarga.

    Sebagai seorang ibu rumah tangga dengan tiga anak, kesehariannya banyak diwarnai oleh peran dan tanggung jawab keluarga. Namun, perjalanan Leni menemukan ketertarikan baru ketika melihat ketiga anaknya memiliki minat yang besar terhadap kuda.

    Terutama anak pertamanya, yang hampir setiap hari ingin berkuda dan bercita-cita menjadi atlet berkuda. Ketertarikan sang anak perlahan menumbuhkan rasa penasaran dalam diri Leni untuk mengenal dunia berkuda lebih jauh.

    Awalnya, Leni ingin memahami aktivitas yang begitu disukai anak-anaknya. Namun, seiring waktu, ketertarikan tersebut berkembang menjadi keinginan untuk belajar secara langsung, bukan hanya menunggangi kuda, tetapi juga memahami cara mengendalikan dan membangun hubungan dengan hewan istimewa tersebut.

    Baginya, berkuda bukan sekadar olahraga atau aktivitas fisik, melainkan sebuah proses pembelajaran tentang komunikasi, kepercayaan, dan keselarasan antara manusia dengan hewan.

    Leni juga memandang kuda sebagai hewan yang memiliki kedudukan istimewa dalam Islam, sementara olahraga berkuda dikenal sebagai salah satu olahraga yang dianjurkan dalam tradisi Islam.

    Bagi Leni, berkuda termasuk olahraga yang menantang karena membutuhkan ketekunan, kesabaran, keberanian, serta kemampuan mengendalikan emosi.

    Seorang penunggang tidak cukup hanya mengandalkan kekuatan fisik atau keterampilan teknis, tetapi juga harus mampu memahami karakter dan respons kudanya. Ia menyadari bahwa kuda sering kali mencerminkan sikap penunggangnya.

    Ketika seseorang merasa gugup, terburu-buru, atau kehilangan kendali, hal itu dapat memengaruhi interaksi dengan kuda. Karena itulah, proses belajar berkuda mengajarkan Leni untuk lebih tenang, peka, dan mampu mengendalikan diri dalam menghadapi berbagai situasi.

    Pengalaman tersebut juga memberikan pelajaran berharga dalam kehidupan sehari-hari. Leni memahami bahwa setiap proses membutuhkan waktu dan tidak semua hal dapat dicapai dengan tergesa-gesa.

    Sama seperti membangun kepercayaan dengan kuda, kehidupan pun memerlukan kesabaran, konsistensi, dan kemauan untuk terus belajar.

    Sebagai seorang ibu, pengalaman ini menjadi cara tersendiri bagi Leni untuk mendukung minat anak-anaknya sekaligus mengembangkan potensi diri.

    Ia belajar bahwa menjadi kuat bukan berarti tidak pernah mengalami kesulitan, melainkan memiliki keberanian untuk menghadapi tantangan dan memperbaiki diri setelah melewati kegagalan.

    Melalui perjalanan mengenal dunia berkuda, Leni Susanti ingin terus bertumbuh, menikmati setiap proses pembelajaran, dan membangun hubungan yang semakin baik dengan kuda. Ia memegang sebuah pesan yang menjadi pengingat dalam perjalanan hidupnya:

    “Bukan tentang seberapa cepat kamu berlari, tetapi seberapa serasi kamu dengan kudamu.” Baginya, keberhasilan bukan semata-mata tentang kecepatan mencapai tujuan, melainkan tentang kemampuan menjaga keseimbangan dan membangun keselarasan dalam setiap langkah.

    Ia juga percaya bahwa orang yang kuat bukanlah mereka yang tidak pernah jatuh, melainkan mereka yang mampu bangkit dan melanjutkan perjalanan dengan lebih baik.

    Sebuah filosofi yang tidak hanya berlaku di arena berkuda, tetapi juga dalam menjalani kehidupan.

    source image: Leni Susanti

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Redaksi

    Related Posts

    Caca: Menikmati Hidup, Bertumbuh, dan Menjadi Diri Sendiri

    Oktober 28, 2026

    Zaza, Dari Panggung Modeling hingga Dunia Digital

    Oktober 27, 2026

    Stephanie Peretz: Kembali Ke Bali, Membangun Mimpi Di Tengah Hutan

    Oktober 26, 2026

    Erma Mayasari, Konsisten Berkarya sebagai Host Live TikTok

    Oktober 26, 2026

    Debby Affandy, Membangun Peluang dan Masa Depan Lewat Dunia Properti

    Oktober 26, 2026

    Milla Febrianti, Berani Bertumbuh Tanpa Kehilangan Jati Diri

    Oktober 26, 2026
    Trending

    Vani: Menulis Kehidupan Apa Adanya, Tanpa Harus Mengikuti Standar Siapa-Siapa

    September 25, 20261,150 Views

    Salsabilaputri Wurtzbach, Menikmati Proses, Terus Bertumbuh, dan Menjadi Versi Terbaik Diri Sendiri

    September 20, 2026990 Views

    Agnia Ilmi Faqih, Perjalanan Berani Keluar dari Zona Nyaman

    September 8, 2026341 Views
    Lifestyle

    Caca: Menikmati Hidup, Bertumbuh, dan Menjadi Diri Sendiri

    Oktober 28, 2026

    Nosel.co Jakarta- Berasal dari Subang, Caca percaya bahwa setiap perjalanan hidup memiliki cerita dan pelajaran…

    Zaza, Dari Panggung Modeling hingga Dunia Digital

    Oktober 27, 2026

    Stephanie Peretz: Kembali Ke Bali, Membangun Mimpi Di Tengah Hutan

    Oktober 26, 2026

    Erma Mayasari, Konsisten Berkarya sebagai Host Live TikTok

    Oktober 26, 2026
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    Facebook Instagram Threads WhatsApp
    • Home
    • Pedoman Siber
    • Advertorial
    • About Me
    © 2026 nosel.co by PT Cipta Media Gesindo.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.