Nosel.co Jakarta- Lahir dan besar di Surabaya, Shierly Kho tumbuh dengan semangat khas arek Suroboyo yang dikenal berani, pantang menyerah, dan selalu optimistis.
Baginya, prinsip hidup “Arek Suroboyo kudu bonek” bukan sekadar slogan, melainkan semangat untuk terus bergerak maju dan berani menghadapi tantangan.
Sebagai seorang ibu rumah tangga, Shierly juga menjalankan dua bisnis, yakni kantor properti dan usaha konveksi.
Perjalanan bisnisnya tidak dibangun dalam semalam. Berbekal pengalaman sebagai bagian dari tim marketing in-house di Pakuwon Surabaya, ia mulai mengumpulkan keberanian untuk melangkah lebih jauh dengan membuka kantor properti sendiri.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting dalam membangun kepercayaan diri sekaligus mengembangkan kemampuan bisnisnya.

Menurut Shierly, menjadi seorang business owner di era sekarang bukanlah perkara mudah. Tantangan yang dihadapi semakin beragam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Namun, ia percaya bahwa keberanian mengambil langkah merupakan bagian penting dari perjalanan menuju kesuksesan.
Baginya, terlalu takut menghadapi risiko kerugian justru dapat menghambat seseorang untuk berkembang. Prinsipnya sederhana, “Arek Suroboyo kudu bonek. Nek gak bonek yo gak isa mlaku maju.”
Di tengah berbagai tantangan, Shierly selalu berusaha menjaga semangat dan optimisme. Ia percaya bahwa setiap kondisi memiliki waktunya sendiri. Jika hari ini harus melewati badai, bukan berarti keadaan akan terus seperti itu.
“Badai pasti berlalu,” menjadi pengingat agar tetap berani menghadapi situasi sulit. Ia juga berharap perekonomian Indonesia segera membaik karena dampaknya akan dirasakan berbagai sektor, mulai dari properti, UMKM, kuliner, pariwisata, pendidikan hingga kesehatan.

Bagi Shierly, perempuan, khususnya seorang ibu, harus mampu berdiri di atas kaki sendiri. Kemandirian bukan hanya tentang kemampuan secara materi, tetapi juga mencakup kekuatan spiritual, sikap, dan karakter.
Ia berharap setiap perempuan mampu memiliki harga diri, terus bertumbuh, serta menjadi inspirasi bagi anak-anaknya.
Sebab, seorang ibu bukan hanya membangun kehidupan untuk dirinya sendiri, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi berikutnya.
source image: Shierly

