Nosel.co Jakarta- Dayu Tika berasal dari Bali, sebuah pulau yang dikenal dengan keindahan alam, cuaca tropis, dan keramahan masyarakatnya.
Baginya, Bali bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga ruang yang menyimpan banyak nilai kehidupan. Ia tumbuh di lingkungan yang menjunjung tinggi kerukunan dan kebersamaan, tempat masyarakat tetap hidup berdampingan dengan hangat meskipun memiliki latar belakang agama yang berbeda.
Dalam kehidupan keluarga, Dayu Tika belajar tentang arti kekuatan dan ketegaran sejak sang ayah meninggal dunia.
Kini, ia menjalani hari-hari bersama ibu, kakak laki-laki, kakak ipar, serta seorang keponakan yang pintar dan menggemaskan. Kehadiran keluarga menjadi sumber semangat baginya untuk terus melangkah, saling mendukung, dan menjaga keharmonisan di tengah berbagai tantangan kehidupan.
Dalam perjalanan kariernya, Dayu Tika menekuni bidang agency property sebagai pekerjaan utama, sekaligus menjalankan usaha sampingan melalui penjualan produk digital.
Beragam aktivitas tersebut menjadi bagian dari upayanya untuk terus berkembang, baik secara profesional maupun finansial. Menariknya, fleksibilitas waktu dalam pekerjaannya memberikan kesempatan bagi Dayu Tika untuk tetap memperhatikan keseimbangan hidup.
Ia berusaha menyisihkan waktu untuk berolahraga secara rutin, mulai dari gym, yoga, hingga pilates. Baginya, kesibukan bukan alasan untuk mengabaikan kesehatan dan kebahagiaan diri sendiri.
Justru, kemampuan mengatur waktu dan menentukan prioritas menjadi bekal penting agar ia dapat menjalankan berbagai tanggung jawab tanpa kehilangan kesempatan untuk menikmati kehidupan.

Salah satu hal yang membuat Dayu Tika menikmati pekerjaannya adalah kebebasan dalam mengatur waktu, menentukan jadwal libur, serta menetapkan target yang ingin dicapai setiap bulan. Ia memahami bahwa fleksibilitas juga menuntut kedisiplinan dan tanggung jawab yang tinggi. Meski demikian, bukan berarti perjalanannya selalu tanpa tantangan.
Sesekali, ia harus menghadapi teriknya matahari ketika turun langsung ke lapangan untuk memeriksa proyek. Namun, sejauh ini, ia tetap menikmati dinamika pekerjaannya dan menjadikannya bagian dari proses belajar. Bagi Dayu Tika, menjalani hidup dengan bahagia bukan berarti tidak memiliki kesulitan, melainkan mampu menemukan cara untuk tetap bersyukur dan menikmati apa yang sedang dikerjakan.
Ia percaya bahwa setiap orang memiliki perjalanan, kesempatan, dan standar kebahagiaannya masing-masing. Karena itu, berhenti membandingkan kehidupan dengan orang lain menjadi salah satu kunci untuk hidup lebih tenang.
Apa yang terlihat indah dari kehidupan seseorang hanyalah sebagian kecil dari cerita yang sebenarnya, sehingga setiap individu perlu belajar menghargai prosesnya sendiri.
Di balik kesibukan dan kemandiriannya, Dayu Tika memiliki harapan besar untuk keluarga, karier, kondisi finansial, dan kesehatan. Ia ingin selalu hadir sebagai anak, adik, dan tante yang penuh perhatian serta dapat diandalkan oleh orang-orang tersayang.
Dalam karier, ia berharap keterampilan dan kemampuannya terus berkembang sehingga dapat meningkatkan nilai dirinya di dunia kerja, sekaligus tetap berada dalam lingkungan profesional yang sehat. Dari sisi finansial, ia ingin membangun fondasi keuangan yang kuat, memiliki dana darurat yang memadai, mengumpulkan aset, dan memperluas investasi untuk masa depan.
Sementara itu, kesehatan fisik menjadi salah satu prioritas yang ingin dijaga hingga usia tua. Ia berharap dapat terus berolahraga secara konsisten dan menjalani kehidupan yang sehat. Bagi Dayu Tika, kesuksesan tidak hanya diukur dari pencapaian materi atau posisi dalam pekerjaan, tetapi juga dari kemampuan menjaga hubungan keluarga, merawat diri, serta mempersiapkan masa depan dengan bijaksana.
Melalui perjalanan hidupnya, Dayu Tika ingin menyampaikan pesan sederhana tetapi bermakna kepada perempuan lain:
Cintailah diri sendiri dan nikmati setiap proses yang sedang dijalani. Hidup tidak harus terlihat sempurna di mata orang lain, sebab yang jauh lebih penting adalah membangun kehidupan yang benar-benar membuat diri sendiri bangga.

Menurutnya, menjadi perempuan yang menarik tidak cukup hanya dengan penampilan fisik, tetapi juga perlu diimbangi dengan mental yang kuat, kemandirian finansial, wawasan luas, serta kekayaan pengalaman hidup.
Setiap perempuan berhak menentukan arah hidupnya sendiri, merayakan pencapaiannya tanpa harus menunggu pengakuan orang lain, dan terus bertumbuh sesuai dengan nilai yang diyakininya.
Bagi Dayu Tika, hidup yang menyenangkan adalah hidup yang dijalani dengan kesadaran, rasa syukur, dan keberanian untuk menjadi diri sendiri.
Sebab, kebahagiaan sejati bukan tentang mengikuti standar kehidupan orang lain, melainkan tentang menemukan keseimbangan, menjaga kesehatan tubuh dan pikiran, serta terus membangun kehidupan yang bermakna.
source image: Dayu Tika

