Nosel.co Jakarta- Asli Yogyakarta, Dian Anderson selalu menyebut Jogja sebagai home, tempat yang selalu ia tinggalkan sebagian hatinya.
Dari kota inilah perjalanan bermusiknya dimulai sejak SMA. Ia pernah membentuk band indie bernama ASTERIX, tampil di berbagai festival, hingga beberapa karyanya sempat diputar di radio-radio Yogyakarta.
Memasuki masa kuliah, Dian bergabung dengan BINTANG BAND, sebuah top 40 band yang membawanya tampil dari kafe ke kafe serta menjadi band pengiring sejumlah artis. Namun, pada 2008, ia memutuskan pindah ke Jakarta dan meniti karier sebagai banker.
Kesibukan profesional sempat membuatnya vakum dari dunia tarik suara.

Hingga akhirnya, passion itu kembali memanggil. Dian kembali menikmati panggung, baik sebagai penyanyi maupun MC. Beruntung, lingkungan tempatnya bekerja juga memberikan dukungan dan ruang untuk mengembangkan passion tersebut. Dari sana, ia mulai kembali serius menekuni dunia musik dan public speaking.
Bagi Dian, perjalanan ini tentu tidak selalu mudah. Salah satu tantangan terbesar adalah belajar menerima penolakan, karena tidak semua kesempatan akan menjadi milik kita.
Namun, ada banyak hal yang membuatnya tetap bertahan, terutama ketika seseorang mengatakan, “Your energy really made the event.”
Baginya, bisa melakukan sesuatu yang benar-benar dicintai adalah sebuah kebahagiaan tersendiri.
Di kesehariannya, Dian tetap menjalani profesinya sebagai banker, sembari sesekali menerima pekerjaan sebagai MC dan terus menulis lirik lagu untuk mempersiapkan single berikutnya.

Ia percaya bahwa untuk terus kreatif, seseorang tidak perlu menunggu datangnya inspirasi. “Create your own inspiration, don’t wait!” Terus belajar, berani berkembang, dan jangan takut untuk evolve menjadi versi diri yang baru.
“Teruslah bergerak maju. Suatu saat kamu akan mengerti mengapa kamu harus melalui semuanya terlebih dahulu sebelum sampai ke tempat yang kamu tuju.
Beberapa masa mungkin berat, tetapi pada akhirnya itu akan menjadi bagian indah dari cerita hidupmu.”
source image: Dian Anderson

