Nosel.co Jakarta- Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi tempat yang memiliki makna istimewa bagi Diva Pancarani. Di kota inilah ia lahir, besar, dan tumbuh dengan berbagai pengalaman yang membentuk dirinya hingga saat ini.
Bagi Diva, Makassar bukan sekadar tempat tinggal, melainkan bagian dari perjalanan hidup yang mengajarkannya banyak hal.
Salah satu nilai yang paling ia ingat sejak kecil adalah pentingnya sopan santun dan menghargai orang lain. Nilai-nilai sederhana tersebut kemudian menjadi bagian dari prinsip yang ia bawa dalam menjalani kehidupan maupun karier.
Kecintaannya terhadap dunia entertainment sebenarnya telah tumbuh sejak usia dini. Saat duduk di bangku SD hingga SMP, Diva mulai mengenal dunia seni melalui tari tradisional.
Ketertarikannya kemudian berkembang ketika memasuki SMA, saat ia mulai menekuni dunia tarik suara. Memasuki masa perkuliahan, ia kembali mencoba pengalaman baru dengan terjun ke dunia perfilman.

Kini, Diva aktif di beberapa bidang entertainment sebagai penyanyi, pemain film, sekaligus model. Baginya, setiap bidang memberikan pengalaman dan tantangan yang berbeda, sekaligus menjadi ruang untuk terus mengeksplorasi kemampuan dirinya.
Menjalani dunia entertainment memberikan banyak pengalaman berharga bagi Diva. Salah satu hal yang paling ia sukai adalah kesempatan untuk melakukan sesuatu yang memang dicintainya, bertemu dengan banyak orang, serta mendapatkan pengalaman baru dari setiap proses yang dijalani. Namun, ia juga menyadari bahwa dunia entertainment membutuhkan mental yang kuat.
Tidak semua proses berjalan sesuai dengan harapan dan tidak setiap kesempatan datang pada waktu yang diinginkan. Karena itu, Diva belajar untuk tetap bertahan, beradaptasi, dan menjadikan setiap pengalaman sebagai bagian dari proses pendewasaan.
Setelah baru saja menyelesaikan pendidikan perkuliahan, Diva kini berada di fase baru dalam hidupnya. Ia sedang menikmati momen setelah kelulusan sekaligus mempersiapkan langkah berikutnya untuk perjalanan kariernya.
Di tengah masa transisi tersebut, ia masih menjalani sejumlah kegiatan di dunia entertainment, termasuk mempromosikan film yang sedang tayang. Baginya, fase ini menjadi kesempatan untuk melihat kembali perjalanan yang sudah dilewati sekaligus menyiapkan diri untuk berbagai kemungkinan dan peluang baru di masa depan.

Diva percaya bahwa setiap orang memiliki waktu dan jalannya masing-masing. Karena itu, ia memilih untuk tidak terlalu sibuk membandingkan perjalanan dirinya dengan orang lain.
Menurutnya, setiap manusia memiliki proses yang berbeda, sehingga sesuatu yang datang lebih cepat kepada orang lain belum tentu berarti terlambat bagi dirinya.
“Jangan takut punya mimpi yang besar. Mulailah dari langkah kecil, nikmati prosesnya, dan jangan berhenti hanya karena perjalananmu belum secepat orang lain,” menjadi pesan yang ia pegang.
Sebab, pada akhirnya, bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, melainkan tentang bagaimana seseorang tetap berjalan dan terus percaya pada prosesnya.
source image: Diva Pancarani

