Nosel.co Jakarta- Berasal dari Jakarta, Maria Stevani Thesya menjalani kesehariannya dengan fokus sebagai seorang content creator.
Di tengah kesibukannya menciptakan berbagai konten, Maria juga menyempatkan diri untuk menikmati hobi olahraga.
Baginya, olahraga bukan sekadar aktivitas untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi salah satu cara untuk menjaga keseimbangan hidup, menikmati proses, dan memberikan ruang bagi diri sendiri untuk terus berkembang.
Menjadi content creator tentu tidak selalu berjalan mulus. Ada masa ketika ide terasa buntu, motivasi menurun, atau muncul rasa khawatir apakah konten yang dibuat sudah cukup menarik bagi orang lain.
Namun, Maria memilih untuk tetap menjalani proses tersebut dengan berusaha menghadirkan karya sebaik mungkin. Ia percaya bahwa menjadi diri sendiri adalah bagian penting dalam perjalanan sebagai kreator.
Tidak harus selalu mengikuti apa yang sedang ramai, tetapi tetap menemukan karakter dan cara tersendiri untuk menyampaikan sesuatu kepada audiens.

Di balik aktivitas dan karya yang ia jalani, Maria memiliki sebuah harapan sederhana: semoga apa pun yang dilakukan dan diucapkannya dapat menjadi berkat bagi orang lain.
Ia ingin terus belajar menjadi pribadi yang lebih bijak dalam menghadapi berbagai hal dalam kehidupan. Baginya, setiap pengalaman, baik yang menyenangkan maupun yang tidak mudah, selalu memiliki pelajaran yang dapat membuat seseorang tumbuh dan memahami kehidupan dengan cara yang lebih luas.
Maria juga percaya bahwa kebahagiaan tidak seharusnya selalu ditentukan oleh penilaian orang lain. Ada kalanya seseorang perlu berhenti sejenak, mendengarkan dirinya sendiri, dan memberikan apresiasi atas perjalanan yang sudah dilalui.
Menjaga diri, memenuhi kebutuhan diri, dan memilih hal-hal yang membuat hidup lebih sehat dan bahagia bukanlah sesuatu yang harus selalu dianggap egois.
Justru, mencintai diri sendiri dapat menjadi langkah awal untuk memiliki energi yang lebih baik dalam menjalani kehidupan.

Pesan Maria sederhana tetapi bermakna:
Jangan terlalu keras dan jangan jahat kepada diri sendiri. Sebab, ketika menghadapi berbagai keadaan, diri sendirilah yang akan selalu menemani perjalanan tersebut. Memikirkan kebahagiaan diri bukan berarti tidak peduli kepada orang lain.
Setiap orang berhak bahagia, berhak bertumbuh, dan berhak memilih jalan yang membuatnya menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri. Bagi Maria, hidup adalah tentang terus belajar menjadi diri sendiri, tetap berusaha, dan sebisa mungkin menghadirkan kebaikan bagi orang-orang di sekitarnya.
source image: Maria Stevani Thesya

