Nose.co Jakarta- Shelly Sweet berasal dari Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebuah kota yang selalu memiliki tempat istimewa di hatinya. Kupang adalah rumah yang dipenuhi kenangan masa kecil, dikelilingi orang-orang menyenangkan yang membuat hari-harinya penuh cerita.
Salah satu hal yang paling ia kenang adalah kebiasaan masyarakatnya yang saling membantu dan peduli satu sama lain. Sejak 2024, Shelly memilih untuk pindah dan menetap di Bali, membuka lembaran baru dalam kehidupannya tanpa melupakan nilai-nilai dan kenangan yang tumbuh dari tanah kelahirannya.
Saat ini Shelly menjalani profesi sebagai guru di sebuah international kindergarten di Bali. Menariknya, seluruh murid yang ia ajar merupakan warga negara asing.
Kecintaannya terhadap anak-anak membuat pekerjaan tersebut terasa begitu dekat dengan dirinya. Ia menikmati setiap proses dalam mendampingi dan berinteraksi dengan anak-anak, sehingga sejauh ini ia merasa banyak menemukan sisi menyenangkan dari profesinya.
Baginya, ketika seseorang menjalani pekerjaan yang memang dicintai dan sesuai dengan dirinya, berbagai aktivitas sehari-hari dapat menjadi pengalaman yang bermakna.

Di luar pekerjaannya sebagai guru, Shelly juga memiliki kecintaan besar terhadap traveling. Baginya, bepergian bukan sekadar mengunjungi tempat baru, tetapi juga kesempatan untuk melihat dunia dari perspektif yang lebih luas.
Pada tahun ini saja, ia telah melakukan perjalanan sebanyak tiga kali. “Traveling broadens our mindset in every aspect and makes us realize that life is far greater than we imagine.”
Melalui perjalanan, Shelly ingin terus membuka pikiran, mengenal pengalaman baru, dan menyadari bahwa kehidupan memiliki begitu banyak kemungkinan yang terkadang tidak kita temukan jika hanya berada di satu tempat.
Sebagai anak perempuan pertama dalam keluarga, Shelly memiliki harapan besar untuk dapat membahagiakan sekaligus membanggakan keluarganya dan dirinya sendiri. Ia berharap seluruh anggota keluarga selalu diberikan umur panjang dan kesehatan.
Dalam perjalanan hidupnya, Shelly juga ingin memiliki kehidupan yang berkecukupan, mendapatkan kesempatan untuk semakin banyak traveling, serta mencapai apa yang ia sebut sebagai financial freedom.
Baginya, memiliki kebebasan secara finansial bukan semata-mata tentang materi, tetapi juga tentang memiliki kesempatan untuk menikmati hidup, membantu keluarga, dan mewujudkan berbagai impian yang selama ini ingin dicapai.

Kepada para pembaca, Shelly menyampaikan pesan sederhana namun penuh makna: “Love and cherish yourself. Do not let anyone hurt you, because you are precious in the eyes of God.”
Ia percaya bahwa setiap orang memiliki nilai dan keistimewaan yang tidak boleh diragukan hanya karena perlakuan orang lain.
Karena itu, mencintai dan menghargai diri sendiri menjadi langkah penting dalam menjalani kehidupan. Teruslah bertumbuh, berani bermimpi, menikmati setiap perjalanan, dan jangan lupa bahwa diri kita sendiri juga layak mendapatkan cinta, kebahagiaan, dan kehidupan yang baik.
source image: Shelly Sweet

