Nosel.co Jakarta- Lahir di Yogyakarta, dr. Diva Zahrasatna Aureli menghabiskan masa kecil dengan pengalaman berpindah-pindah kota setiap satu hingga dua tahun mengikuti pekerjaan orang tuanya.
Setiap perpindahan menghadirkan tantangan tersendiri karena ia harus kembali beradaptasi dengan lingkungan dan memulai sesuatu yang baru. Namun, dari perjalanan tersebut, ada satu hal yang selalu menjadi sumber kekuatannya, yaitu dukungan dan kehangatan keluarga.
Kehadiran keluarga yang selalu memberikan semangat membuat Diva belajar bahwa memulai kembali bukan sesuatu yang perlu ditakuti, selama ada orang-orang yang memberikan keyakinan dan harapan.
Menjadi seorang dokter sebenarnya bukanlah cita-cita yang sejak awal sudah ia bayangkan. Pilihan tersebut tumbuh melalui proses dan bimbingan orang tua.
Menjelang pendaftaran kuliah, Diva akhirnya memberanikan diri untuk memilih pendidikan kedokteran.

Ia juga berusaha meyakinkan dirinya sendiri bahwa keputusan tersebut adalah jalan yang ingin dijalani. Dari situlah perjalanan panjangnya di dunia kedokteran dimulai, hingga akhirnya profesi dokter menjadi bagian penting dalam kehidupannya.
Perjalanan pendidikan kedokteran tentu memiliki tantangan. Bagi Diva, salah satu dukanya adalah masa pendidikan yang panjang dengan berbagai pelajaran yang seolah tidak pernah ada habisnya.
Dibutuhkan ketekunan untuk terus belajar dan menjalani setiap tahapnya. Namun, berbagai tantangan tersebut terasa lebih ringan karena adanya solidaritas di dalam profesi.
Saling mendukung dan tumbuh bersama membuat perjalanan panjang tersebut menjadi lebih bermakna. Dari sana, Diva semakin memahami bahwa sebuah perjalanan tidak harus dijalani seorang diri.
Untuk kehidupan ke depan, Diva memiliki doa yang sederhana: semoga selalu dikelilingi oleh hal-hal baik, diberikan ketenangan dan kebahagiaan, serta setiap hal yang dijalani mendapatkan keberkahan.
Ia berharap kebaikan tersebut hadir dalam berbagai sisi kehidupan, baik keluarga, karier, kesehatan, ekonomi, maupun hubungan sosial.
Baginya, keberhasilan bukan hanya tentang pencapaian, tetapi juga tentang menjalani kehidupan dengan hati yang tenang dan penuh rasa syukur.

“Jalani apa yang ada di depan kita. Jika sesuatu memang ditakdirkan untuk kita, pasti akan dibuka jalannya. Kita hanya perlu terus berdoa dan menjalani prosesnya dengan baik.”
Pesan tersebut menjadi gambaran perjalanan Diva dalam menjalani hidup. Tidak semua hal harus diketahui jawabannya sejak awal.
Terkadang, seseorang hanya perlu berani mengambil langkah, menjalani proses dengan sungguh-sungguh, dan percaya bahwa setiap perjalanan memiliki waktunya sendiri.
source image: dr. Diva Zahrasatna Aureli

