Nosel.co Jakarta- Nabila merupakan perempuan asal Cicalengka, Kabupaten Bandung, yang tumbuh besar di lingkungan sederhana penuh kehangatan.
Baginya, Cicalengka memiliki banyak kenangan indah, mulai dari udara yang sejuk, kuliner yang menggugah selera, hingga masyarakatnya yang ramah. Masa kecilnya penuh warna dengan berbagai kesederhanaan, seperti bermain di sekitar rumah hingga waktu maghrib dan menikmati waktu bersama teman-teman di warung seblak.
Dari lingkungan tempat ia dibesarkan, Nabila belajar bahwa jatuh dan bangun adalah bagian dari kehidupan. Yang terpenting adalah tetap melangkah, rendah hati, dan selalu bersyukur.
Saat ini, Nabila menjalani kesibukan sebagai mahasiswa sekaligus pekerja di dunia pelayanan transportasi. Ia bekerja sebagai seorang Frontliner yang setiap hari berhadapan langsung dengan banyak orang.
Tugasnya memastikan perjalanan para penumpang dapat berlangsung dengan nyaman, aman, dan tepat waktu, mulai dari pelayanan, pengaturan jadwal, hingga melakukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan.
Di tengah kesibukan bekerja, Nabila juga tetap melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka dengan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi.

Jadwal yang padat justru menjadi tantangan yang ia nikmati karena ia bisa mempelajari teori sekaligus menerapkannya secara langsung dalam dunia kerja.
Untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas dan kesehatan mental, Nabila memiliki beberapa hobi yang menjadi caranya untuk recharge. Ia menyukai yoga dan aerial yoga karena aktivitas tersebut mengajarkannya tentang pernapasan, fokus, ketenangan, serta kekuatan dari dalam diri.
Aerial yoga juga menjadi salah satu caranya untuk healing sekaligus menantang diri keluar dari zona nyaman. Selain itu, Nabila juga menyukai fotografi.
Baginya, mengabadikan momen, baik saat berolahraga, dalam perjalanan, maupun melalui hal-hal sederhana sehari-hari, adalah sebuah cara untuk menyimpan kenangan sekaligus rasa syukur.
Bekerja di bidang pelayanan tentu memiliki suka dan duka tersendiri. Nabila bersyukur karena pekerjaannya memberikan kesempatan untuk bertemu banyak orang baru, bebas berekspresi, dan menjalani aktivitas yang juga sejalan dengan hal-hal yang ia sukai. Namun, ia juga menyadari bahwa pekerjaan tersebut membutuhkan energi dan kesiapan mental. Ada kalanya ia merasa lelah karena harus selalu tampil prima dan tetap konsisten meskipun sedang tidak dalam suasana hati yang baik. Karena itu, menurutnya menikmati hidup bisa dimulai dari hal sederhana, seperti menjaga kesehatan, tidur cukup, berolahraga, menikmati makanan, menyediakan waktu untuk diri sendiri, serta belajar bersyukur tanpa membandingkan hidup dengan orang lain.

Bagi Nabila, hidup bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan, melainkan tentang bagaimana seseorang tetap bertumbuh dalam prosesnya.
Doanya sederhana, semoga keluarga selalu sehat, rukun, dan penuh cinta; karier berjalan lancar dan membawa manfaat; rezeki selalu cukup dan penuh keberkahan; serta setiap orang memiliki tubuh yang kuat dan mental yang sehat. Ia juga berharap kita semua bisa menjadi manusia yang menebarkan kebaikan di mana pun berada. Pesan Nabila untuk pembaca di seluruh Indonesia,
“Jangan buru-buru menyalahkan diri kalau belum sampai. Setiap orang punya timeline sendiri. Kuatin hati, kuatin usaha, sisanya serahkan.”
Quote favoritnya pun menjadi pengingat yang indah: “Heal, grow, and glow. Kamu berhak bahagia.”

