Nama Johana Ariel Suhendra, yang dikenal luas melalui akun Instagram @nanashukulinerbdg, tentu sudah tidak asing bagi para pecinta kuliner, khususnya di Bandung. Sosok yang akrab disapa Nanashu ini dikenal sebagai salah satu influencer kuliner yang konsisten membagikan berbagai rekomendasi makanan, mulai dari kuliner lokal hingga restoran ternama.
Lewat kontennya, Nanashu tidak hanya berburu makanan lezat. Ia juga turut memperkenalkan UMKM, usaha kuliner rumahan, hingga brand lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Konsistensinya dalam mengulas kuliner membuat rekomendasinya banyak dinantikan oleh para pengikutnya.
Tak sedikit pelaku usaha kuliner yang merasakan dampak positif setelah tempat makan mereka diulas oleh Nanashu. Mulai dari meningkatnya jumlah pengunjung hingga semakin dikenalnya sebuah produk di media sosial, konten kuliner kini menjadi salah satu sarana promosi yang cukup efektif.
Kali ini, Nanashu menyambangi Ayam Goreng & Bakar Pa Haji Nanang, salah satu kuliner legendaris asal Lembang, Bandung, yang telah mempertahankan cita rasanya sejak 1988.
Kunjungan tersebut menjadi momen menarik ketika Johana Ariel Suhendra berbincang langsung dengan H. Nanang, sosok di balik perjalanan panjang usaha kuliner keluarga tersebut. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, keduanya membahas perjalanan usaha yang telah bertahan selama puluhan tahun.
Berdiri sejak 1988, Ayam Goreng & Bakar Pa Haji Nanang bukan sekadar tempat makan. Usaha ini menjadi bagian dari perjalanan kuliner Lembang yang terus bertahan di tengah munculnya berbagai restoran dan tren makanan baru.
Selama puluhan tahun, mempertahankan sebuah usaha tentu bukan perkara mudah. Konsistensi rasa, pelayanan, serta kepercayaan pelanggan menjadi bagian penting yang membuat sebuah kuliner mampu bertahan dari generasi ke generasi.
Kehadiran Nanashu pun menjadi kesempatan untuk kembali memperkenalkan kisah di balik kuliner legendaris tersebut kepada generasi yang lebih muda. Melalui media sosial, cerita sebuah usaha kuliner tidak hanya berhenti pada menu yang disajikan, tetapi juga menghadirkan perjalanan, perjuangan, dan sosok-sosok di baliknya.
Kolaborasi antara kreator konten kuliner dan pelaku usaha lokal seperti ini menunjukkan bagaimana media digital dapat menjadi jembatan untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia. Di tengah perkembangan dunia digital, kuliner legendaris pun dapat terus menemukan penggemar baru.
Bagi Nanashu, menjelajahi kuliner bukan hanya soal menemukan makanan yang enak. Ada cerita, perjuangan, dan identitas lokal yang menarik untuk dibagikan kepada masyarakat.
Sementara bagi Ayam Goreng & Bakar Pa Haji Nanang, perjalanan panjang sejak 1988 menjadi bukti bahwa cita rasa yang dijaga dengan konsisten selalu memiliki tempat di hati para pecinta kuliner.

