Nosel.co Brebes- Di usia 38 tahun, Agus Pribadi terus membuktikan bahwa perjalanan seorang pebisnis tidak hanya berbicara tentang keuntungan. Pemuda asal Purworejo, Jawa Tengah, ini memilih untuk mengembangkan dunia usaha sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Baginya, bisnis dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan ketika dijalankan dengan visi dan strategi yang tepat.
Komitmen tersebut terlihat ketika Agus Pribadi menjadi narasumber dalam penyusunan business plan menggunakan metode Business Model Canvas (BMC) dan Kalkulator Kelayakan Usaha. Kegiatan ini berlangsung di Brebes via program CSR Djarum Foundation, yang berlokasi di PT Global Dairi Alami (Savoria Group), sebuah kawasan peternakan sapi perah berskala besar.

Pengalaman Agus di dunia bisnis memang cukup beragam. Saat ini, ia dikenal sebagai pebisnis kuliner yang berhasil mengembangkan Warkop Sejagad hingga memiliki 10 cabang. Namun, aktivitasnya tidak berhenti di dunia usaha. Agus juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan organisasi, termasuk sebagai pengurus DPP Pakuwojo Jakarta serta terlibat dalam Paguyuban Jawa Tengah (PJT).
Sebelum fokus membangun bisnisnya sendiri, Agus pernah meniti karier profesional di Blibli.com dengan posisi manajerial. Dari pengalaman tersebut, ia semakin memahami perkembangan ekonomi digital dan pentingnya keberpihakan terhadap pelaku usaha lokal. Ia pun turut membangun gerakan ekonomi #BeraniLokal, sebuah kampanye yang mendorong UMKM Nusantara untuk berani berkembang melalui strategi digital sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri.
Kini, selain mengembangkan bisnis kuliner, Agus juga dipercaya menjadi konsultan strategis di sejumlah perusahaan. Berbagai pengalaman, mulai dari dunia korporasi, bisnis digital, UMKM, hingga usaha kuliner, menjadi bekal penting dalam memberikan pandangan dan strategi kepada para pelaku usaha.
Di tengah padatnya aktivitas, Agus mengaku bahwa tantangan terbesar adalah membagi waktu. Menjalankan bisnis, aktif di organisasi, terlibat dalam kegiatan sosial, hingga menjadi konsultan membutuhkan komitmen yang besar. Namun, ia percaya bahwa manajemen waktu dan kemampuan menentukan prioritas menjadi kunci untuk menjaga semua peran tersebut tetap berjalan.
Perjalanan Agus Pribadi menjadi gambaran tentang generasi muda yang tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi. Dari Purworejo hingga berbagai ruang bisnis dan pemberdayaan masyarakat, ia membawa semangat bahwa kesuksesan akan terasa lebih berarti ketika mampu membuka jalan dan memberikan manfaat bagi orang lain. ( feisal)

