Nosel.co Jakarta- Nurul K. berasal dari Tangerang dan tumbuh dalam keluarga yang penuh kasih sayang, kehangatan, serta cinta.
Baginya, keluarga merupakan tempat pertama untuk belajar tentang ketulusan, kepedulian, dan cara menghargai kehidupan.
Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting yang selalu dibawanya dalam menjalani berbagai fase kehidupan, baik secara personal maupun profesional.
Ia percaya bahwa karakter seseorang tidak hanya dibentuk oleh pengalaman, tetapi juga oleh nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan sejak lingkungan keluarga.
Saat ini, Nurul berkarier sebagai pegawai BUMN kluster transportasi dan logistik dengan posisi Specialist of Planning and Monitoring CSR. Dalam pekerjaannya, ia terlibat dalam perencanaan, pengembangan, serta monitoring program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Profesi tersebut memberinya kesempatan untuk bertemu dengan berbagai kalangan, berinteraksi dengan komunitas, serta terlibat langsung dalam kegiatan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Di luar kesibukan profesional, Nurul juga senang menikmati hal-hal sederhana, mengeksplorasi tempat baru, traveling, dan mengabadikan berbagai momen.
Baginya, kehidupan bukan semata-mata tentang mengejar pencapaian, tetapi juga tentang menikmati proses dan menciptakan kenangan yang bermakna.

Menjalani profesi di bidang CSR memberikan banyak pengalaman berharga bagi Nurul. Ia merasa lebih banyak menemukan kebahagiaan daripada kesulitan, terutama ketika dapat menyaksikan secara langsung manfaat dari program yang direncanakan dan dijalankan.
Mulai dari pemberdayaan UMKM, dukungan terhadap pendidikan, hingga kepedulian terhadap lingkungan, semuanya menghadirkan kepuasan tersendiri.
Ia menyadari bahwa keberhasilan tidak selalu bisa diukur melalui angka maupun pencapaian perusahaan, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.
Meski demikian, dinamika pekerjaan, koordinasi dengan berbagai pihak, serta tanggung jawab memastikan program berjalan sesuai tujuan tetap menjadi tantangan yang harus dihadapi. Dari sana, Nurul belajar untuk terus berkembang dan meningkatkan kapasitas diri. Tips menikmati hidup versinya adalah jangan terlalu keras kepada diri sendiri.
Tetap memiliki tujuan dan ambisi, tetapi jangan melupakan waktu untuk beristirahat, bersyukur, menikmati kebersamaan dengan keluarga, serta melakukan hal-hal yang membawa kebahagiaan.
Dalam menjalani kehidupan, Nurul memiliki harapan agar selalu diberikan kesehatan, keberkahan, keselamatan, dan kemudahan dalam setiap langkah. Ia berharap keluarganya senantiasa harmonis, bahagia, dan berada dalam perlindungan Tuhan. Dari sisi karier, ia ingin terus bertumbuh, mengembangkan kemampuan, serta menghasilkan karya yang bermanfaat bagi banyak orang.
Ia juga berharap diberikan kecukupan dan keberlimpahan rezeki yang berkah. Lebih dari sekadar pencapaian pribadi, Nurul ingin terus menjadi pribadi yang membawa manfaat, menebarkan kebaikan, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Baginya, keberhasilan akan terasa lebih bermakna ketika dapat berjalan beriringan dengan ketenangan hati dan rasa syukur.

Ada satu prinsip yang menjadi refleksi Nurul dalam memaknai kehidupan dan kesuksesan:
Jadilah perempuan yang tidak hanya sibuk membangun kesuksesan untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menghadirkan makna dan manfaat bagi kehidupan orang lain.
Sebab, pencapaian terbaik bukan sekadar tentang seberapa tinggi kita melangkah, melainkan seberapa banyak kebaikan yang kita tinggalkan.”
Sebuah pesan yang menggambarkan keyakinannya bahwa kesuksesan sejati bukan hanya tentang posisi, jabatan, atau pencapaian yang diraih, tetapi juga tentang nilai kebaikan yang mampu diwariskan melalui setiap peran dan perjalanan hidup.

